Ahad, 8 Jun 2008

Penggunaan Kalimah ALlah Bukan Isu Remeh

Sambungan dari link :

http://jarumemas.blogspot.com/2008/05/mereka-hendak-gunakan-nama-allah.html

Bukan logik sahaja yang kita lihat darihal penggunaan kalimah ALlah oleh paderi. Tetapi kesan kepada orang awam. Dr MAZA bercakap seolah-olah kepada orang yang mempunyai ilmu agama yang mendalam. Manakala realitinya yang dilihat di luar sana. Ramai yang tidak kenal pun ilmu Tauhid. Sedangkan usaha untuk mengajar kenal ALlah pun tidak banyak dilakukan. Sehinggakan yang bersolat pun berapa ramai yang culas?

Sepanjang yang saya ikuti program kem motivasi remaja dari Felda, JKR, YBJB, sekolah-sekolah - ramai yang tidak solat, dan saya pernah memberitahu mereka tentang persoalan yang selalu ditanya oleh orang Kristian untuk mengelirukan umat Islam. Dan mereka ternganga terpinga-pinga. Bercakap sahaja dengan teori di atas kertas tidaklah sama dengan orang yang turun ke padang dan melihat keadaan sebenar umat Islam. Turunlah paling kurang berjumpa dengan mereka yang tidak kenal tikar sembahyang, yang berumur 12 tahun sudah menghisap rokok dan ganja, bahkan menonton video lucah. Tanyakan mereka tentang injil dan bible apa bezanya. Berikan soalan pada mereka tentang petikan ini -

Allah berfirman:

"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk
menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup
lembut untuk memberikan kenyamanan "

"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu
melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak- anaknya "

"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar
ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh "

"Aku memberinya kepekaan setiap keadaan, bahkan ketika anaknya
bersikap sangat menyakiti hatinya "

"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam
kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya "

"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa
seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu"

"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan
dan ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan."
"Kau tahu;kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian
yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya."

"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya,
kerana itulah pintu hatinya.. Tempat dimana cinta itu ada."

Kirimkan ini kepada setiap wanita yang anda kenal hari ini
untuk memperingati. .


Adakah petikan di atas dari Al Quran atau dari Bible? Dari ALlah ataupun rekaan dari Kristian yang selalu kita ambil?


Penggunaan kalimah ALlah tidak boleh dilihat sekadar kalimah sahaja. Ingatlah gerakan besar-besaran Kristian sedang berlaku merata-rata dari pedalaman orang Asli yang memeluk Islam sehinggalah ke negara yang teramai umat Islam di dunia iaitu di Indonesia.

Sahabat semua boleh rujuk di laman web perbincangan Indonesia sendiri apa sebenarnya yang berlaku jika benarlah ISU KALIMAH ALLAH ADALAH ISU REMEH. LIHAT DI SINI :
http://forum.swaramuslim.net/forum.php?id=F24_0

*Nasihat saya - baca dahulu keseluruhan di dalam laman Indonesia ini.

Dan ini yang terakhir :

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani “tidak akan pernah” ridha (membiarkan engkau bebas bergerak menjalankan aqidah dan rutinitas agamamu) sampai engkau mengikuti ‘millah’ mereka” [QS. Al-Baqarah [2]: 121]

Pada tahun 1930, seorang missionaris, Samuel Zwemer pada Konferensi Misionaris di Kota Yerussalem menyatakan: “Misi kolonialisme dan misionaris terhadap Islam bukanlah menghancurkan kaum Muslimin. Namun mengeluarkan seorang Muslim dari Islam, agar dia menjadi orang Muslim yang tidak berakhlak. Dengan begitu akan membuka pintu bagi kemenangan imperialis di negeri-negeri Islam.”

sumber :http://forum.swaramuslim.net/threads.php?id=4333_0_24_0_C

Remehkah isu penggunaan Kalimah ALLah?